Obat Antibiotik Ternyata Ada di Dalam 6 Bahan Alami ini

Obat Antibiotik Ternyata Ada di Dalam 6 Bahan Alami ini

Posted on

Pasti sering bukan mendapat resep obat antibiotik dari dokter setelah dokter mengetahui penyakit yang diderita. Memang banyak sekali penyembuhan yang memakai obat antibiotik ini sebagai salah satu obat yang bisa diandalkan, namun antibiotik dapat memberi efek yang buruk untuk tubuh misalnya saja seseorang akan sangat ketergantungan pada obat jenis antibiotik ini.

Adanya daya tahan tubuh yang berbeda-beda dari seseorang yang satu dengan orang lain membuat obat antibiotik ini terbilang cukup memberikan resiko yang berbahaya, apalagi jika pengonsumsiannya tanpa menggunakan resep dari dokter. Disarankan untuk selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi semua jenis obat karena pada hakekatnya obat adalah racun yang bersifat menolong apabila diminum sesuai anjuran, namun tetap saja yang namanya racun tentu menyimpan banyak resiko yang dapat mengancam kesehatan organ tubuh.

Untuk meminimalis resiko dari bahaya obat-obatan antibiotik kimia maka cobalah untuk menggantinya dengan obat antibiotik alami yang ternyata bisa ditemukan dalam beberapa bahan alami dibawah ini.

 

6 Bahan Alami Pengganti Antibiotik Kimia.

 

  1. Kayu manis.

Bahan alami selanjutnya yang dapat menggantikan peranan antibiotik kimia adalah kayu manis. Kayu manis merupakan rempah yang memiliki kandungan mengagumkan yang mampu menagkal semua macam jamur dan bakteri dan manfaat berlimpah lainnya seperti:

– Mengobati Meningitis

– Mengobati Tumor otak

– Mengontrol gula darah

– Anti infeksi

-Mengurangi peradangan kronis

-Mencegah prkinson dan lain sebagainya.

  1. Jahe.

Jahe merupakan rempah tradisional yang tidak bisa di ragukan lagi khasiatnya, ada tiga macam jahe yaitu : jahe merah, jahe kuning, jahe gajah. Dan setiap macamnya berbeda pula manfaat dan khasiatnya. Jahe kuning merupakan salah satu dari ketiga jenis jahe tadi yang banyak memendam manfaat antara lain:

– Meringankan nyeri pada saat Haid.

– Mengobati migran.

– Melancarkan sisten peredaran darah Obat radang sendi.

– Menghilangkan gatal pada tenggorokan

– Menghancurkan bakteri atau zat berbahaya yang tertimbun di dalam tubuh, utamanya                pada bagian perut, usus dan lambung.

 

  1. Madu murni.

Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dari madu murni diantaranya:

– Madu murni mampu mencegah kanker dan penyakit jantung.

– Meningkatkan daya tahan tubuh.

– Mencegah penyakit diabetes.

– Memperbaiki daya ingat.

Dengan banyaknya khasiat dari madu murni tentunya dapat menggeser obat antibiotik berbahan kimia.

 

  1. Bawang putih.

Tidak hanya terkenal mampu menciptakan rasa gurih pada masakan, namun manfaat lain dari bawang putih ini adalah sebagai obat anti biotik alami yang bisa dengan mudah untuk mendapatkannya karena bawang putih memang selalu tersedia di dapur kita. Kandungan sulfur yang tinggi ada didalam bawang putih ini, sehingga akan sangat bermanfaat untuk menaggulangi masalah jamur dan juga bakteri yang berkemabng didalam tubuh. Karena itulah memang benar adanya bahwa bawang putih merupakan obat antibiotik alami.

 

  1. Eucalyptus.

Obat antibiotik alami ada didalam tanaman Eucalyptus, yang banyak memiliki kegunaan antara lain: sebagai obat sakit perut, meredakan batuk, infeksi pernafasan, asma, batuk rejam, TB paru, rematik, luka atau borok, dan juga membantu meringankan demam. Sebenarnya masih banyak lagi kegunaanya. Sehingga sangatlah pantas  jikalau Eucalyptus ini sangat baik digunakan untuk pengganti obat antibiotik kimia.

 

  1. Biji anggur.

Bahan alami yang mampu menandingi manfaat antibiotik kimia adalah biji anggur. Ekstrak biji anggur dikenal sebagai pengganti antibiotik yang alami, sebab biji anggur dapat menghambat infeksi yang terjadi di dalam tubuh, yang diakibatkan dari adanya infeksi jamur ataupun bakteri. Dengan biji anggur tentunya segala infeksi dapat disembuhkan.

 

Mulai sekarang cobalah gunakan bahan-bahan alami diatas untuk menggantikan resep obat antibiotik berbahan kimia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *